Pasukan geng motor di Tegal semangkin merajalela dan membawa senjata tajam, clurit , parang


TEGAL - japenews.online - Sebuah video yang menunjukkan sekelompok pemuda melakukan konvoi atau berkendara secara iring-ringan membawa senjata tajam (sajam) berjenis celurit, viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @memomedsos, Jumat (1/3/2024) memperlihatkan sekelompok pemuda itu terus mengacungkan sajam saat berkendara.

Bahkan, sekelompok pemuda itu sempat terlibat kejar-kejaran.

Peristiwa tersebut  iringan pemuda bahkan ada perempuan mengendarai motor berboncengan membawa celurit besar, pedang, dan parang yang sudah ditaruh di ujung bambu sepanjang 3 meter terjadi di sekitar Jalan Gajah Mada , dan berbelok ke jalan Cemara ke arah Pasar Pagi, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Mengutip dari TribunJateng, belum diketahui pasti waktu kejadian tersebut.

Sebab, ada yang mengatakan peristiwa itu terjadi, pada Senin (26/2/2024) dini hari.

Namun, salah satu warga bernama Edi (60), menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/2/2024) sebelum pukul 24.00 WIB.

Edi bahkan mendengar secara langsung bisingnya suara sepeda motor dan suara teriakan.

Lantaran takut, Edi mengaku tak berani keluar rumah.

"Saya dengar suaranya dari rumah. Saya gak berani lihat," ujar Edi, Kamis (29/2/2024), dikutip dari TribunJateng.com.

Terkait peristiwa tersebut, Kasat Samapta Polres Tegal Kota, AKP Bambang Sridiartono mengatakan telah menelusuri sekelompok pemuda yang viral membawa sajam itu.

Ia pun berpesan agar masyarakat Tegal tetap tenang dan tidak resah.

"Kami berharap masyarakat Kota Tegal tidak resah. Kami sudah menindaklanjuti dengan terus meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari," ujarnya.

AKP Bambang, Polres Tegal Kota juga akan mengantisipasi potensi terjadinya kejahatan jalanan terutama menjelang bulan Ramadan. 

Seperti premanisme, balap liar, aksi tawuran, dan kejahatan jalanan lainnya.

"Kita berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Untuk itu patroli dan penjagaan terus kita tingkatkan," ungkapnya. 

AKP Bambang mengatakan, ia juga berterimakasih kepada masyarakat atas informasi yang telah disampaikan kepada kepolisian. 

Ia kemudian menghimbau agar masyarakat tak langsung mempublikasikan suatu kejadian jika belum mengetahui informasinya secara pasti.

Hal ini agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

Lebih lanjut, AKP Bambang meminta agar masyarakat segera melaporkan ke pihak berwajib jika menamukan suatu hal yang mencurigakan.

"Jika masyarakat menemukan sesuatu yang mencurigakan atau meresahkan, silahkan segera laporkan kepada petugas kepolisian.( Salimin)


Comments

Post Populer