Aksi Kocak Jono & Purnomo Perawat 'Orang Gila' di Brebes: Mengocok Perut Sekaligus Ingatkan Bahaya Narkoba
BREBES – japenews.com - Suasana meriah memeriahkan acara jalan sehat di komplek Islamic Center ,di wilayah Brebes. Di tengah acara formal tersebut, sebuah aksi teatrikal komedi antara seorang pembawa acara (MC) dan sosok jenaka bernama Jono berhasil mencuri perhatian warga dan para pejabat yang hadir, termasuk Kapolres Brebes.
Edukasi Dibalut Komedi
Kehadiran Jono yang berperilaku layaknya orang kurang sehat secara mental menjadi daya tarik tersendiri. Dialog segar dimulai ketika MC menyapa warga Brebes yang sehat, lalu membandingkannya dengan kondisi Jono.
"Harusnya yang mengisi acara ini adalah orang-orang yang sehat kayak masyarakat Brebes!" ujar MC yang langsung dibalas Jono dengan percaya diri, "Lho, aku sehat!"
Candaan terus berlanjut saat MC menanyakan menu sarapan Jono yang tidak lazim mulai dari makan kroto (telur semut) hingga minum racun dan obat nyamuk. Meski memancing gelak tawa, dialog tersebut sebenarnya merupakan pembuka untuk menyampaikan pesan edukasi yang lebih serius.
Pesan Penting: Jauhi Narkoba
Di sela-sela banyolan tersebut, MC menyelipkan pesan penting mengenai kesehatan dan bahaya penyalahgunaan narkotika. Saat ditanya bagaimana cara agar tetap sehat seperti warga Brebes lainnya, Jono menjawab dengan lantang.
"Jauhi Narkoba!" seru Jono yang disambut tepuk tangan riuh dari warga.
MC pun menimpali dengan menginformasikan kemudahan layanan bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi terkait hal tersebut. "Di Polres Brebes, panjenengan semuanya kalau minta surat keterangan bebas narkoba bisa langsung ke Satuan Narkoba," tambahnya.
Momen Akrab dengan Pejabat Daerah
Kekocakan mencapai puncaknya saat Jono ditantang menyebutkan nama Bupati Brebes. Dengan gaya khasnya, Jono mengaku sangat mengenal sosok pemimpin daerah tersebut bahkan menganggapnya seperti ibu sendiri.
"Siapa nama Bupati Brebes?" tanya MC.
"Ibu Yu mita namanya. Izin, Bu... mau punya adik Jono nggak, Bu?" tanya Jono yang disambut tawa oleh para undangan yang hadir.
Aksi ini ditutup dengan celotehan Jono tentang kebebasan berekspresi, yang meskipun dibalut dengan persona 'orang gila', namun membawa suasana menjadi lebih cair dan akrab di tengah agenda formal kenegaraan.
Rep.( teguh )