Diduga Pekerjakan TKA Ilegal, Gabungan Ormas GMBI dan Pemuda Pancasila Geruduk PT Golden Emperor Indonesia

Diduga Pekerjakan TKA Ilegal, Gabungan Ormas GMBI dan Pemuda Pancasila Geruduk PT Golden Emperor Indonesia

,Brebes,- japenews.com -  Puluhan massa yang tergabung dalam LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Ormas Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi audiensi di kawasan PT Golden Emperor Indonesia yang tidak lain adalah perusahaan pembuat sepatu bermerk Puma, Kamis (18/12/2025). Aksi ini dipicu oleh dugaan kuat adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja tanpa izin resmi (ilegal) di perusahaan tersebut.

Menuntut Transparansi Manajemen

Kedatangan gabungan ormas ini bertujuan untuk menuntut transparansi dari pihak manajemen PT Golden Emperor Indonesia. Perwakilan perusahaan, Mr. Cai dan Mr. He, terpantau menemui enam orang perwakilan dari GMBI dan PP untuk melakukan mediasi di dalam area pabrik.

Pantauan di lokasi menunjukkan aksi berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Sejumlah awak media juga turut memantau jalannya proses klarifikasi guna memastikan keterbukaan informasi.

"Kami dari LSM GMBI bersama rekan-rekan Pemuda Pancasila hadir sebagai representasi masyarakat untuk meminta klarifikasi langsung. Kami tidak ingin ada aturan yang dilanggar di wilayah kami," ujar salah satu koordinator aksi di lokasi.

Ia menambahkan bahwa sebelum terjun ke lapangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tuntutan mereka berpijak pada data dan koridor hukum yang berlaku.

Fokus pada Legalitas Dokumen

Dalam orasinya, pimpinan aksi menegaskan bahwa fokus utama gerakan ini adalah memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi keimigrasian dan ketenagakerjaan di Indonesia.

"Tujuan kami hari ini jelas: meminta kejelasan terkait dugaan TKA ilegal. Jika memang mereka legal, silakan tunjukkan dokumen resminya sesuai aturan negara. Jika terbukti melanggar, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," tegasnya di hadapan massa yang berbaris rapi.

Meski situasi sempat memanas karena banyaknya massa, pimpinan barisan berulang kali mengimbau anggotanya untuk menjaga ketertiban umum. "Saya minta rekan-rekan tetap kondusif. Jaga kebersihan dan jangan sekali-kali merusak fasilitas pabrik. Kita datang dengan cara yang terhormat untuk mencari kebenaran," tambahnya.

Situasi Terkendali

Aksi berjalan dengan tertib dan disiplin hingga akhir. Sebelum perwakilan memasuki ruang rapat untuk mediasi, massa sempat meneriakkan yel-yel kesatuan sebagai simbol solidaritas antar-organisasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Golden Emperor Indonesia belum memberikan keterangan pers secara resmi terkait hasil audiensi maupun tanggapan mendalam atas tudingan penggunaan TKA ilegal tersebut. Masyarakat kini menunggu hasil verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait izin tinggal dan izin kerja para tenaga asing di perusahaan tersebut.
Red ( teguh )

Post a Comment

Previous Post Next Post