Penǰelasan Mantan Kepala Dinas Sosial Brebes terkait dugaàn korupsi bansos beras oleh oknum Kemensos dan pihak tŕanspoter
Brebes - japenews.com - Menanggapi pemberitaan yang beredar terutama di media sosial berkaitan dengan adanya dugaan tin̈dak pidanà korupsi program Bàntuàn Sosiàl Beras (BSB) oleh oknum Kemensos dan pihak Transpoter, mantan Kadinsos Brebes (Masfuri) menyampaikan bahwa pada tahun 2020 dalam rangka pelaksanaan penanganan Covid 19, Kementerian Sosial Republik Indonesia melaksanakan salah satu kegiatan atau program pemberian bantuan beras kepada KPM PKH di seluruh Indonesia termasuk di dalamnya di Kabupaten Brebes .
Program ini berupa pemberian beras kepada KPM ( Keluarga Penerima Manfaat ) PKH untuk lokasi 3 bulan yaitu Agustus , September dan Oktober 2020 untuk perbulannya 15 kg un̈tuk masing-masing KPM PKH. Dalam pelaksanaan program BSB covid-19 ini Kementerian Sosial bekerja sama dèngan Bulog un̈tuk pengadaan berasnya dan pihak swasta untuk transpoter atau pendistribùsiannya.
Bahwa dalam pelaksanaan program ini oleh aparat penegak hukum dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) telah menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum Kementerian Sosial dan oknum pihak swasta ( transpoter ).
Dalam hal in̈i KPK telah menetapkan tersangka baik dari Kemensos yaitu Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia berinisial ES dan beberapa orang pihak Trsnspoter.
Berkaitan dengan haĺ ini pada tanggal 9 September 2026 bertempat di Polres Brebes KPĶ bekerja sama dengan BPKP telah mengundang pihak kami dinas sosial kabupaten Brebes di mana yang diundang Kepala Dinas Sosial dan Kepala Bidang Bantuan dan Perlindungan Sosial Tahun 2020 serta teman-teman SDM PKH yaitu 4 orang Korkab, 3 orang perwakilan Korcam dan 9 orang perwakilan̈ pendamping PKH Kecamatan Wanasari, Brebes dan Bulakamba, sebagai saksi untuk memberikan keterangan kaitannya dengan pelaksanaan program bantuan sosial beras Tahun 2020 di Kabupaten Brebes.
Perĺu kami sampaikan̈ bahwa di Jawa Tengah ada beberapa kabupaaten yg didikan sampel oleh KPK dalam kasus ini diantaranya Brebes, Demàk dan Semarang.
Lebiĥ lanjut Masfuri mengatakan bahwa pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Brebes.
Alhamdulillah waktu itu berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa kendala diantaranya ketepatan waktu distribusi karena kondisi slam terutama wiĺaÿah Brebes selatan dan ada sebagian beras yang rusak karena kehujan ðan itu sudah ditangani semua diganti oleh Bulog sehingga pelaksanaan di Kabupaten Brebes terlatih berjalan dengan baik tidak ada kendala dan tidak terselesaikan.
J̌adi sekali lagi saya tegaskan bahwa dalam kasus ini Dinas Sosial Brebes hanya jadi saksì dimana tersangkanya adalah oknum Kemenenterian Sosisal RI dan oknum dari pihak tran̈spoter pungkas Masfuri.
Reporter Teguh
