SMA Negeri 1 Jatibarang Kirim 2 tim Di lomba FLS3N untuk komik digital dan musik bertemakan Budaya Jalawastu
BREBES – japenews.com - SMAN 1 Jatibarang, Kabupaten Brebes, resmi mengirimkan delegasi terbaiknya ke Kota Solo untuk berlaga di FLS3N adalah singkatan dari Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional. Ini adalah acara perlombaan seni tahunan untuk para pelajar di Indonesia. Acara ini diadakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sekolah ini optimis meraih prestasi lewat perwakilan cabang lomba musik tradisional dan komik digital.
Adi Ningsih Wakasek Bidang Kesiswaan SMAN 1 Jatibarang
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Jatibarang, Ade Aningsih, menjelaskan bahwa pelepasan kontingen dilakukan tepat pada hari Senin, 20 Juli 2026.
Rincian Delegasi SMAN 1 Jatibarang
Sekolah mengirimkan total 6 orang perwakilan ke Solo yang terdiri dari guru pendamping dan siswa berprestasi:
4 Orang Siswa: Peserta aktif perlombaan.
2 Orang Guru: Pendamping resmi (satu pendamping putri dan satu ibu guru).
Angkat Budaya Jalawastu di Musik Tradisional
Untuk cabang lomba musik tradisional, SMAN 1 Jatibarang menurunkan tim yang terdiri dari 5 orang (gabungan siswa dan pendamping). Dengan aransemen yang sederhana namun mendalam, mereka membawakan tema kebudayaan lokal khas Brebes, yaitu Jalawastu. Langkah ini diambil sebagai upaya mengenalkan sekaligus melestarikan adat istiadat dan budaya tradisional Brebes di panggung tingkat provinsi.
Perjuangan Komik Digital di Tengah Keterbatasan
Satu siswa lainnya menjadi perwakilan di cabang komik digital. Cabang ini memiliki rekam jejak prestasi yang gemilang:
Tahun Lalu: Berhasil meraih Juara 2 di tingkat Kabupaten Brebes.
Tahun Ini: Bangkit dan sukses merebut Juara 1 di tingkat Kabupaten Brebes, yang membawa mereka lolos ke tingkat Jawa Tengah.
Prestasi komik digital ini diraih dengan perjuangan yang luar biasa. Ade Aningsih mengakui bahwa sekolah menghadapi keterbatasan fasilitas, di mana belum ada satu pun murid yang memiliki perangkat Pad (tablet) pribadi untuk menggambar digital.
"Untuk menyiasati keterbatasan tersebut, siswa kami meminjam Pad digital milik guru agar tetap bisa berlatih dan berkompetisi," ujar Ade Aningsih.
Semangat juang para siswa SMAN 1 Jatibarang ini membuktikan bahwa keterbatasan alat bukan penghalang untuk mengukir prestasi tertinggi. Seluruh warga sekolah dan masyarakat Brebes berharap kontingen ini mampu membawa pulang piala kemenangan dari Kota Solo.
Reporter Teguh

