Realisasi Program Irigasi Perpompaan: Poktan "Dewi Sri" Desa Karangjunti baru dicairkan 50%

 Realisasi Program Irigasi Perpompaan: Poktan "Dewi Sri" Desa Karangjunti baru dicairkan 50%



Kelompok Tani Dewi Sri sedang panen raya sehingga pekerjaan itu sementara waktu tidak dikerjakan .



Pekerjaan akan dilanjutkan nanti setelah anggaran sudah cair


BREBES,– japenews.com - Kelompok Tani (Poktan) "Dewi Sri" di Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, tengah melaksanakan proyek pembangunan Irigasi Perpompaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2026. Proyek dengan total pagu anggaran sebesar Rp155.763.250,00 ini ditargetkan untuk meningkatkan indeks pertanaman serta produktivitas lahan melalui penyediaan akses air yang berkelanjutan, Minggu (21/6/2026).



Komitmen Transparansi dan Swakelola

Pengawas Poktan "Dewi Sri" juga menjadi perekat desa karangjunti Ade menegaskan bahwa seluruh tahapan pengerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh anggota kelompok tani setempat. Hal ini dilakukan guna mendorong pemberdayaan masyarakat dan keterlibatan aktif petani dalam pembangunan infrastruktur pendukung pertanian mereka.

"Pengerjaan ini dilakukan secara swakelola sesuai dengan pedoman teknis pengelolaan bantuan pemerintah. Kami berkomitmen agar setiap rupiah dari anggaran negara ini benar-benar berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan petani di Desa Karangjunti," ungkap Ade Pengawas Poktan Dewi Sri.

Dalam aspek teknis, proyek ini kini memasuki tahap krusial pembangunan fisik. Untuk menjaga kualitas konstruksi, pihak Poktan melakukan kontrol ketat terhadap material. Spesifikasi teknis yang diterapkan meliputi struktur dengan lebar bawah 40 cm, lebar atas 30 cm, dan panjang 100 cm, menggunakan komposisi campuran material pasir gunung (pasir merah dan hitam) yang memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

Klarifikasi Mekanisme Upah Tenaga Kerja

Terkait teknis pembayaran upah, pihak pengelola memberikan klarifikasi guna menghindari kesalahpahaman. Mengingat sistem yang diterapkan adalah swakelola murni, maka skema pembayaran upah dilakukan secara proporsional mengikuti mekanisme pencairan dana termin dari pemerintah pusat.

"Pekerjaan swakelola memiliki alur pencairan dana operasional yang diatur negara. Kami menjamin seluruh hak pekerja akan dipenuhi secara tertib dan transparan saat dana termin cair. Prinsip akuntabilitas adalah prioritas kami," tegasnya.

Landasan Yuridis Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan berpedoman teguh pada regulasi sebagai wujud kepatuhan terhadap hukum, yaitu:

UU Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani: Mengamanatkan pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan sarana dan prasarana pertanian, termasuk sistem irigasi, demi menjamin keberlangsungan usaha tani.

Peraturan Menteri Pertanian tentang Pedoman Pelaksanaan Bantuan Pemerintah: Mengatur kewajiban swakelola oleh kelompok tani guna memastikan akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi penggunaan dana bantuan.

UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara: Mengatur bahwa pengelolaan dana APBN harus dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab.

Harapan bagi Ketahanan Pangan Daerah

Hingga saat ini, progres fisik di lapangan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Penempatan lokasi irigasi telah melalui kajian teknis mendalam agar distribusi air merata ke seluruh lahan anggota, sehingga target optimalisasi lahan dapat tercapai maksimal.

Pemerintah Desa Karangjunti diharapkan terus bersinergi melakukan pendampingan dan monitoring berkelanjutan. Langkah ini penting guna memastikan proyek strategis ini rampung tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat kualitas, sebagai kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Diakui adik bahwa ada satu truk pasir gunung yang ada di lokasi untuk dikerjakan di pekerjaan ini, namun hal ini katanya untuk pembanding , dengan pasir hitam yang ada walaupun boros semen, ujarnya.

Pekerjaan itu baru 50% dan yang bekerja di brak ini adalah penerima manfaat kebetulan Mereka lagi panen raya sehingga berhenti pekerjaannya untuk sementara waktu.


Reporter: Teguh

Post a Comment

Previous Post Next Post